Monday, March 24

[Draft] My Destiny


 My Destiny
Kitahara Saki
Kim Jaejoong, Jung Yunho, Jessica Jung milik diri mereka sendiri
YunJae >< JaeSica
ini baru draf oke, jadi silahkan dinikmati, jika kalian tidak suka silahkan skip.
Disini Pair utamanya YunJae dan JaeSica, dibumbui hubungan antara Yoochun-Kahi. Jadi yang Yaoi Cuma YunJae. Kenapa Saki membuat FF ngaco seperti ini? Setelah nonton Couple Talk season 3, disana HoSuMin bilang kalau Jaejoong itu pantes sama cewek yang bisa ngontrol Jae, akhirnya Saki mutusin Jessicalah yang bisa ngontrol Jae. Selain itu, Saki pernah baca seksualitas member DBSK, nah disana dijelasin kalau si Jae itu bisek, Yun Gay, YooSuMin straight. Nah makanya Saki buat disini Jae itu bisek. Ah iya, untuk Min sama Su, mungkin nanti keluar, tapi Saki gak tau chapter berapa. Soalnya Saki belum nemu peran buat mereka berdua. Saki juga gak tau End FF ini, Jae sama Yun, Jessica, atau justru gak milih siapa2.. Yun tetep dengan karakternya yang gak bakalan biarin Jae sama orang lain kok. Hehehe
Saki, gak berharap kalian suka dengan FF ini. Karena yang Saki tahu, pengunjung blog Saki itu YJS akut. Tapi jangan bash Jessica ya, apalagi bash Saki. Entah kenapa daridulu Saki ngebolehin Jae selingkuh, tapi kalau Yun selingkuh, wah jangan harap. Enak aja oppa Saki mau ditinggal selingkuh.
.
.
.
.

“Chunnie, tidak bisakah kau bersikap lebih baik pada Kahi? Bagaimanapun dia temanku, dia juga…..”
“Jangan membahasnya lagi Sika Nuna.”
“Jika kau bersikap seperti ini, bukan tidak mungkin aku  akan menjauh darimu. Bagaimanapun yang mengenalkanmu padaku adalah Kahi. Dia temanku, jika kita sangat dekat, sementara sikapmu pada Kahi seperti tak mengenalnya, dia pasti akan tersiksa….”
“Jangan pernah mencoba pergi dariku Jung! Satu yang perlu kau tahu aku tak akan pernah membiarkanmu pergi.”
.
.
“Anyoong, Jessica imnida. Kau sempurna dengan kostummu Jaejoong-shi.”
“Anyong sunbae. Aku mendengar banyak tentang sunbae dari Yoochun.”
.
.
“Sepertinya Yoochun sangat possessive pada Nuna.”
“Aku mengenal Yoochun semenjak kelas tiga. Dua tahun yang lalu. Dia mantan namjachingu sahabatku.”
“Kahi nuna?”
.
.
“Aku serius Jae. Kau… kau sangat cantik. Bahkan aku iri dengan kecantikanmu. Kau jauh lebih cantik dari yeoja Jae.”
“Jika aku jauh lebih cantik dari Yeoja lalu kenapa! Aku juga tidak menginginkan ini!”
“J….jae….”
“Tidak ada yang berhak menyalahkanku karena memiliki wajah seperti ini.” Suara Jaejoong semakin keras. Bahkan sekarang dia sudah mengamuk.
“J…Jae… tenanglah…”
Jessica memberanikan diri untuk memeluk Jaejoong berniat untuk menenangkan namja cantik yang tengah mengamuk ini.
“Lepas!”
“Ani… sebelum kau tenang aku tak akan melepaskanmu.”
“Lepas Nuna…”
“Kau janji tak akan bersikap seperti ini lagi?”
Jessica masih belum melepaskan pelukannya. Kini mereka berdua sudah menarik perhatian siswa Toho yang ada disana. Sementara itu, Jaejoong tanpa sengaja melihat namja yang tengah menatapnya tajam tak jauh dari tempatnya berada.
“Lepas!” Jaejoong mendorong Jessica sehingga pelukan Jessica terlepas dan membuat yeoja itu terduduk di lantai. Sedetik kemudian Jaejoong berlari meninggalkan tempat itu meninggalkan Jessica yang tengah bingung.
.
.
.
.
“Chun, emm.. kemaren, Sika nuna, mianhe.”
“Gwenchana. Keunde, kenapa kemaren kau mendorongnya? Jaejoong yang kukenal tidak pernah melakukan hal seperti itu pada yeoja.”
“Dia kembali Chun.”
.
.
.
Temui aku diruang musik jam sepuluh nanti…
.
.
“Apa lagi yang kau mau Yun?”
“Kau kira apa yang kau lakukan kemaren Kim Jaejoong?”
“Memangnya apa yang kulakukan?”
“Tidak ada yang berhak menyentuhmu kecuali aku Jae. Kita berdua tahu itu.”
“Kau tidak berhak mengaturku lagi Jung Yunho!”
“Ya, aku berhak.”
“Kau bukan siapa-siapaku lagi. Jangan pernah mengaturku lagi Jung”
Brak…
“Jangan membantah Jae. Atau kau ingin melihat apa yang akan aku lakukan.”
Brak….
Yunho pergi dari ruang music dengan membanting pintu
“Arrggghhhhh…… Aku membencimu Jung!”
Jaejoong membalikkan dirinya, melangkah menuju piano yang letaknya agak menjorok kedalam.
“N…Nuna…”
“Mian, aku tak bermaksud menguping. Aku sudah disini daritadi. Emm… aku akan pergi…”
Jessica melangkahkan kakinya menuju pintu keluar. Tangannya meraih handel pintu,
“Nuna?”
“Nde?” Jessica menolehkan kepalanya menghadap Jaejoong
“Bisakah kau menemaniku disini sebentar?”
Jessica terkejut mendengar permintaan Jaejoong. Tapi kemudian,
“Baiklah.”
.
.
.
“Kau darimana saja Jae?”
“Toho akademi.”
“Emm… Chunnie, bisakah aku meminta no handphone Sika Nuna?”
“Nde?”
.
.
.
“Hubunganmu dengan Jae hyung sudah sejauh mana Nuna?”
“Nde?”
“Kenapa dia minta nomer ponselmu padaku?”
“Jangan berpikir yang tidak-tidak Chun.”
“Nuna?”
“Huh?”
“Aku menyayangimu.”
“Nado Chunnie.”
“Nuna, Aku tidak mau nuna kenapa-napa.”
“Apa yang coba kau bicarakan Chun?”
“Masa lalu Jae hyung, Nuna tahu Yunho?”
“Jung Yunho, huh?”
.
.
.
“Sica Nuna, minggu ini kau ada acara?”
                “Ani, Wae?”
“Kkaja pergi denganku?”
.
.
.
“Kau mau kemana boo?”
“Bukan urusanmu.”
“Semua hal yang berkaitan denganmu adalah urusanku Boo.”
“Aku bukanlah urusanmu lagi Jung semenjak tiga tahun yang lalu.”
“Kau bahkan tidak pernah mau mendengarkan penjelasanku.”
“Sudah terlambat Jung! Setelah kejadian itu, bahkan kau tidak pernah berusaha menjelaskannya kepadaku. Kau menghilang! Dan sekarang, tiba-tiba kau datang dan memintaku untuk percaya lagi padamu. Kau gila!”
.
.
.
“Gwenchana?”
“Nde, ah ye… nan gwenchana Nuna.”
“Apa Yunho melakukan sesuatu lagi?”
“A…ani.”
“Kau tidak bisa membohongiku Jae.”
“Nuna, bisakah kau terus berada disampingku? Bisakah kau berjanji tak akan pernah meninggalkanku?”
.
.
.
“Jess, ada yang mencarimu.”
“Nugu?”
“Anak dance. Emmm… Yunho, Jung Yunho. Bagaimana bisa namja yang dekat denganmu selalu keren?”
.
.
.
“Kau mencariku?”
“Jangan mendekati Jaejoong lagi.”
“He?”
“Aku tak bisa menjamin keselamatanmu jika kau tetap berada disekitarnya.”
“Kau mengancamku?”
.
.
.
“Nuna, kudengar Yunho menemuimu.”
“Hem…”
“Kau baik-baik saja kan?”
“Nan gwenchana. Yoochun-a?”
“Ye?”
“Jangan menceritakan hal ini pada Joongie ne?”
.
.
.
“Jangan pernah mengganggu Sika nuna.”
“Apa maksudmu Boo?”
“Aku tahu, kau yang sudah membuat rem mobil Sika Nuna blong.”
“Kau terlalu mengenalku boo. Jadi kenapa kau tidak kembali saja kepadaku. Dan aku jamin hidup kita semua akan tenang dan menyenangkan.”
“Tak akan pernah aku mau kembali kepadamu.”
“Akan kubuat kau menarik kembali ucapanmu itu Jung Jaejoong. Apapun caranya.”
.
.
.
Hehehe, bagaimana? Adakah yang tertarik?

4 comments:

  1. mian aku tny bnran seksualitas jae itu bisek sedang yun gay? sumpah ini buat aku surprise krn klo aku liat ya jae yg gay klo yun dia brsedia jd gay asal sm jae, klo boleh tau saki baca dimana kok tau tentang seksualitas yunjae? apapun seksualitas yunjae aku ttep suka mrka krn itu hak setiap org kan??

    jjur aku baru ngikutin tentang yunjae baru2 ini krn selain yunjae aku YWS akut dan baik yunjae atopun yewook mnrutku mrka bnr2 real, so pliss ksh tau donk saki baca dmn brita itu klo dr blog atw intrnet ksh link nya donk, thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba cek disini unnie http://everyoneisgaypop.tumblr.com/post/58688026149/sexuality-in-db5k. ini bukan berita sih, lebih ke artikel. soalnya belum ada pembenaran dari pihak yang terkait bukan...

      Delete
  2. knp ntu yunjae y
    putus y

    ReplyDelete
  3. bosen jg liat jj mulu yg gay n ngejar2 yh. sekali2 liat yg perannya dibalik kyknya asyik tu hehehe

    ReplyDelete